Puisi Terakhir

27 11 2008

Inilah yang terakhir
Saat dimana senja mulai terpejam dan digantikan malam
Inilah yang terakhir sebelum fajar
Saat ayam-ayam berkokok tajam dan terbangun dalam kegundahan
Inilah yang terakhir kawan
Saat nafasku tersenggal dan ku tak bisa tertidur dalam kedamaian
Inilah yang terakhir Tuhan
Inilah yang terakhir
Saat aku lebih memilih untuk pergi dan tak menghiraukannya lagi
Memendam luka yang terkadang masih berupa tanda tanya
Membawa seraut wajah kesedihan dan kekecewaan
Dan membungkusnya dengan sisa-sisa kepercayaan

Nb: Makasihh…🙂


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: